click to create your own

Wednesday, 7 March 2012


KISAH SELEMBAR BULU MATA




Diceritakan di Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang di adili. Ia dituduh bersalah, mensia²kan umurnya di dunia untuk  berbuat maksiat. Tetapi ia berkeras membantah. "Tidak. Demi langit & bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu."

 "Tetapi saksi² mengatakan engkau betul² telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa," jawab malaikat. Orang itu menoleh ke kiri & ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yg sedang berdiri. Di situ hanya ada dia sendirian. Makanya ia pun menyanggah, "Manakah saksi² yg kau maksudkan? Di sini tdk ada siapa kecuali aku  suaramu." "Inilah saksi² itu," ujar malaikat. Tiba² mata angkat bicara, "Saya yg memandangi." Disusul oleh telinga, "Saya yg mendengarkan." Hidung pun tidak ketinggalan, "Saya yang mencium." Bibir mengaku, "Saya yang merayu." Lidah menambah, "Saya yang menghisap." Tangan meneruskan, "Saya yang meraba & meramas." Kaki menyusul, "Saya yang dipakai lari ketika ketahuan."


"Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu", ucap malaikat. Orang tersebut tidak dapat membuka sanggahannya lagi . Ia putus asa & amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dihumbankan ke dalam jahanam. Padahal, rasa-²nya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu. Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong² terdengar suara yg amat lembut dari selembar bulu matanya: "Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi." "Silakan", kata malaikat. "Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yg lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata  ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. Bukankah nabinya pernah berjanji, bahawa apabila ada seorang hamba kemudian bertobat, walaupun selembar bulu matanya saja yg terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka? Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah melakukan tobat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan."


Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut dibebaskan dari neraka & dihantarkan ke surga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni surga: "Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk surga karena pertolongan selembar bulu mata."

Firman Allah swt,
 "Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar² berada di dalam kerugian, kecuali orang² yang beriman &  beramal soleh, yang ingat-mengingati supaya mentaati kebenaran, & yang ingat-mengingati dengan kesabaran."
Surah Al-Ashr

Dari Abdullah bin 'Amr R.A, Rasulullah S.A.W bersabda:
 " Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..."

No comments:

Post a Comment